Fisiologi Sel
Fisiobiologi Sel
A. Fungsi Sel
Sel
memiliki fungsi sebagai metabolisme, pembuatan protein-protein, memberikan respon
terhadap rangsangan eksternal dan internal seperti perubahan temperature, pH, atau kandungan
nutrisi, mengatur lalu lintas vertical sel, dan bereproduksi dengan cara membelah diri.
B. Transport Sel
a) Mitosis
Mitosis
adalah proses pembelahan sel normal, ini
terjadi setiap kali sel tubuh perlu memproduksi
lebih banyak sel untuk pertumbuhan atau untuk penggantian dan perbaikan, hasil dari mitosis adalah dua sel anak
identik dengan kandungan kromosom yang sama dengan sel induk.
b) Meiosis
Meiosis
adalah proses pembentukan gamet, ini mirip dengan mitosis dalam banyak hal,
kecuali bahwa hasil akhirnya adalah empat sel anak, masing-masing dengan setengah
kandungan kromosom sel induk, pada manusia sel tubuh semua nya memiliki 46
kromosom atau 23 pasang (diploid). Setelah menjalani meiosis, gamet hanya memiliki
23 kromosom (haploid) atau setengah dari jumlah kromosom. Meiosis bias disebut juga
sebagai pembelahan reduksi karena menghasilkan keturnan dengan jumlah kromosom separuh
dari kromosom induknya.
Berikut
tahapan mitosis dan meiosis:
![]() |
A. Komunikasi Sel
Sel
yang berdekatan satu sama lain atau berjauhan satu sama lain harus sering berkomunikasi
agar sistem tubuh berfungsi normal.
Komunikasi ini dapat dilakukan dengan cara utusan kimiawi, seperti hormon yang diekskresikan kedalam darah, atau neurotransmiter,
yang dilepaskan dari sel saraf, dapat mempercepat atau menghambat fungsi seluler.
Kontak fisik dari satu sel dengan sel lainnya dapat memicu penghambatan kontak,
yang sering dinyatakan sebagai represi mitosis. Ketika sel gagal merespons penghambatan
kontak dan terus membelah tanpa terkendali, kondisi tersebut disebut kanker.
Sumber: Schaums Outline of Human Anatomy and Physiology by Kent Van
De Graaff, R. Ward Rhees



Komentar
Posting Komentar